Sabtu, 21 Oktober 2017

Palm Oil Masih Di Dalam Pola Rectangle

Kamis, 30 Januari 2014 10:17 WIB
Dibaca 25

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Namun, palm oil masih bergerak sideways seiring palm oil terperangkap di antara MA 50 dengan MA 100 dan juga di dalam pola rectangle, serta mendatarnya indikator MACD dan RSI.

Dari sisi fundamental, melemahnya nilai turkar Ringgit Malaysia dan Rupiah Indonesia dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut.

Namun, sentimen cukup rapuh setelah Federal Reserve memutuskan untuk kembali mengurangi program pembelian obligasi menjadi $65 miliar per bulan. Investor juga khawatir dengan outlook permintaan palm oil dari Cina setelah data manufaktur Cina sinyalkan berlanjutnya perlambatan ekonomi. Cina merupakan konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia.

Outlook palm oil masih netral, namun palm oil diprediksi dapat melemah dengan target penurunan RM 2485 dan stop-loss  RM2575. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2520 hingga RM2555 untuk hari ini.

Resistance Level : RM 2570, RM2600, RM2630

Support Level     : RM2520, RM2500, RM2485

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar