Selasa, 21 November 2017

KOSPI Menguat Atas Data US, Terbatas Laporan Pendapatan Yang Lemah

Jumat, 7 Februari 2014 11:18 WIB
Dibaca 20

Monexnews - Kospi mencatat gap up 0.4% pada hari Jumat setelah data US mengurangi kekuatiran terhadap kondisi ekonomi US, tetapi serangkaian data laporan pendapatan yang lebih lemah dari ekspektasi di Korea Selatan membatasi penguatan.

Pasar mendapat kestabilan pada hari Jumat, terdukung penguatan pada Wall Street dan harapan tanda-tanda data pekerjaan yang krusial yang akan mengakhiri kekuatiran pertumbuhan global.

Turunnya angka pengangguran dan laporan pendapatan yang meningkat membantu penguatan Wall Street dan mencatat performa terbaik harian dalam tahun ini pada hari Kamis malam sementara saham Eropa juga menguat.

Ekonom memperkirakan peningkatan payroll sebesar 185000 untuk Januari. Angka yang tidak jauh dari perkiraan harusnya menenangkan kekuatiran atas pertumbuhan global dengan perekonomian China mulai melambat dan beberapa pasar berkembang tetap rentan atas aliran dana keluar.

Pemotongan stimulus Fed US telah mejadi salah satu faktor yang mendorong keluarnya modal dari pasar berkembang seiring  investor mencari profit yang lebih besar pada naiknya surat berharga US.

Ketua bank sentral Eropa Mario Draghi berkomentar bahwa zona eropa tidak terancam oleh deflasi. Tetapi dia tetap memperingatkan bahwa perekonomian zona eropa tetap terancam melemah dan mendorong pasar bersikap hati-hati untuk kemungkinan langkah ECB pada bulan Maret, mengakui bahwa gejolak pasar berkembang dapat memukul ekonomi Zona Eropa.

Trend Sideway.

Res         : 251.00 – 252.25 – 254.40

Sup        : 248.75 – 247.35 – 245.20

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar