Sabtu, 18 November 2017

Yen Menguat Kembali Setelah Data China PMI

Kamis, 20 Februari 2014 11:25 WIB
Dibaca 24

Monexnews - Yen kembali menguat mencatat 101.86 pada hari Kamis setelah data PMI China yang buruk. Menjauhi level high yen yang dicatat hari Selasa pada 102.73.

Bursa Asia melemah pada hari Kamis dan yen menguat seiring data China manufacturing memburuk, meningkatkan ketidak pastian bagi ekonomi regional.

Ekuitas telah tertekan seiring Fed minute meeting menunjukan kebijakan Fed untuk tetap melaksanakan Tapering terhadap program stimulus nya.

China PMI untuk bulan Febuari turun ke low 7 bulan ke 48.3 dari hasil Januari 49.5, seiring pengangguran meningkat tajam sejak 5 tahun terakhir.

Tanda-tanda pelemahan pada ekonomi China telah menjadi pemicu aksi jual bulan lalu pada aset-aset pasar berkembang. Serangkaian PMI Januari yang menunjukan pertumbuhan sektor manufakturing dan sektor jasa China pada level terendah pada beberapa bulan. Tetapi data PMI yang mengecewakan tersebut dibalas oleh pertumbuhan yang baik dari eksport dan pinjaman perbankan, yang menunjukan bahwa perekonomian tidak seburuk yang dikuatirkan pasar.

Sentimen dari Tokyo dibayangi oleh data yang menunjukan laporan trade defisit Jepang pada bulan Januari, seiring pertumbuhan eksport dan import tertahan ketika pelemahan Yen meningkatkan biaya import.

Trend sideway bearish.

Res         : 102.40 – 102.74 – 103.05

Sup        : 101.84 – 101.70 – 101.37

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar