Rabu, 22 November 2017

GBPJPY Menanti Data Penjualan Ritel

Jumat, 21 Februari 2014 12:20 WIB
Dibaca 35

Monexnews - Pada perdagangan kemarin buruknya data manufaktur China membuat bursa saham Asia melemah dan meningkatkan permintaan safe haven yen. Menguatnya bursa saham Asia menyusul penguatan Wall Street pada perdagangan kemarin mengurangi permintaan yen sebagai safe haven, sehingga yen melemah.

Data penjualan ritel Inggris yang akan dirilis sore ini akan menjadi penggerak signifikan GBPJPY. Penjualan ritel untuk bulan Januari diperkiarakan turun -0,9% dari bulan sebelumnya, jika dirilis sesuai ekspetasi atau lebih buruk kemungkinan akan menekan pergerakan sterling, namun sebaliknya sterling dapat menguat jika data tersebut dirilis lebih baik dari estimasi.

Penguatan sterling ditopang indikator MACD dan RSI yang bergerak naik, Sementara indikator stochastic yang mendatar pada level 50 memberikan gambara kurangnya momentum untuk menggerakkan harga. Pergerakan ke atas akan menguji area 171.15, penembusan di atas area tersebut dapat membawa harga menguji kembali level 171.85. Sementara pergerakan turun akan coba dibatasi oleh MA 50 pada level 170.10. Konfirmasi penembusan dibawah area tersebut akan memberikan tekanan pada harga menuju area 169.20.

(Putu Agus)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar