Rabu, 18 Oktober 2017

Palm Oil Dapat Terkena Aksi Profit-Taking

Kamis, 27 Februari 2014 10:02 WIB
Dibaca 25

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan terbentuknya pola candle stick “long white body” daoat sinyalkan adanya potensi kenaikan lebih lanjut bagi palm oil. Sentimen masih bullish seiring palm oil masih diperdagangkan di dalam channel bullish, dan di atas MA 50-100-200. Meski demikian, tetap waspadai aksi profit-taking mengingat indikator Stochastic & RSI yang masih berada di area overbought.

Dari sisi fundamental, munculnya kekhawatiran akan buruknya musim kemarau di Malaysia telah menimbulkan ekspektasi akan terganggunya produksi palm oil Malaysia. Investor juga cemas dengan terganggunya produksi kedelai Brazil, produsen kedelai utama dunia, mengingat kedelai merupakan produk substitusi palm oil untuk minyak nabati. Ini masih dapat memberikan sentimen positif untuk palm oil.

Meski demikian, penguatan nilai tukar Ringgit Malaysia dan Rupiah Indonesia dalam beberapa minggu terakhir dapat menggerogoti optimisme investor akan membaiknya outlook ekspor palm oil dari kedua negara palm oil terbesar di dunia tersebut.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya rally kemarin dapat memicu aksi profit-taking. Palm oil diprediksi dapat melemah terbatas dengan target penurunan RM 2775 dan stop-loss  RM2825. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2775 hingga RM2820 untuk hari ini.

Resistance Level : RM 2820, RM2850, RM2880

Support Level     : RM2790, RM2775, RM2750

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar