Rabu, 22 November 2017

Yen Kembali Menguat Setelah Pelemahan Pasca Referendum Crimea

Selasa, 18 Maret 2014 11:11 WIB
Dibaca 38

Monexnews - Yen bertahan pada kisaran 101.75, dekat level pembukaan pagi ini setelah kemarin melemah naik, menjauhi low Jumat lalu di 101.20, dengan hasil referendum Crimea bergabung dengan Rusia dalam kondisi yang cukup aman.

Pasar Asia awali dengan penguatan dan yen melemah pada awal perdagangan pagi hari Selasa setelah Crimea hasil pemilihan untuk bergabung dengan Rusia berlangsung secara relativ damai, tetapi  para investor tetap bersikap hati-hati menjelang pembahasan kebijakan Federal Reserve US minggu ini.

US & Eropa memberikan sangsi, termasuk pembekuan aset dan larangan berpergian, kepada sekelompok kecil pejabat dari Rusia dan Ukraina setelah referendum akhir minggu.

Risk Appetite membaik seiring ancaman dari konflik militer menyurut untuk saat ini, dan pelaku pasar berbalik fokus pada ekonomi US dan hasil dari pertemuan 2 hari Fed pada hari Kamis dini hari.

Fed diekspektasikan melanjutkan pelaksanaan Tapering pada program stimulus mereka sebesar $10billion lagi, dan masih mungkin mengubah pernyataan kedepannya.

Para pejabat Fed dapat menggunakan bahasa yang tidak terlalu spesifik untuk menggambarkan kondisi kemungkinan mereka melakukan pengetatan kebijakan, dibanding suku bunga perbankan saat ini dan tingkat pengangguran sebesar 6.5% untuk mempertimbangkan rate hike. Pengangguran pada tingkat 6.7% , tetapi para pejabat Fed masih memberikan signal bahwa suku bunga masih harus dipertahankan paa tingkat rendah lebih lama untuk membantu menopang ekonomi negara.

Trend sideway.

Res      : 102.17 – 102.47 – 102.78

Sup      : 101.20 – 100.60 – 100.22

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar