Selasa, 21 November 2017

Kospi Menguat Dekati High Minggu Lalu

Selasa, 8 April 2014 11:04 WIB
Dibaca 32

Monexnews - Kospi open gap down pada hari Selasa, tetapi berbalik menguat sigfnifikan dekati High Kamis pada 262.35. pasar nampak masih bergerak atas mix nya sentimen global.

Bursa Asia dibuka melemah pada awal perdagangan hari Selasa seiring pelemahan Wall Street membebani sesi, sementara kehati-hatian jelang hasil pertemuan Bank of Japan membatasi pergerakan dari Yen sebagai mata uang safe haven.

BoJ mempertahankan kebijakan moneter saat ini pada hasil pertemuan 2 hari-nya hari pada siang ini, dan mengukuhkan tekat mereka bahwa ekonomi dalam jalur untuk mencapai target inflasi 2% dalam 1 tahun kedepan walaupun naiknya pajak penjualan bulan ini menghalangi pandangan ekonomi Jepang.

Data yang diumumkan sedikit sebelum pembukaan pasar menunjukan ketahanan ekonomi, dengan laporan current account Jepang  berbalik mencatat surplus pada bulan Febuari untuk pertama kalinya dalam 5 bulan atas laporan eksport yang menguat ke Asia dan peningkatan pendapatan dari investasi luar negri.

Meningkatnya kembali ketegangan di Ukraina juga menyedot minat investor terhadap investasi beresiko. Para pelaku protes pro-Rusia di Ukraina timur mengangkat senjata pada sebuah kota dan menyatakan menjadi sebagai republik terpisah, mendorong pemerintah Ukraina pada hari Senin kemarin menyatakan sebagai bagian dari rencana Rusia untuk melakukan invasi.

Pernyataan dari 2 anggota pembuat kebijakan ECB mendukung Euro menguat, mengikis ekspektasi investor terhadap stimulus ekonomi eropa dalam waktu dekat.

Trend bullish.

Res      : 262.35 – 263.05 – 263.45

Sup      : 259.35 – 258.60 – 258.20

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar