Sabtu, 18 November 2017

Hammer Terlihat di Palm Oil

Selasa, 3 Juni 2014 10:45 WIB
Dibaca 38

Monexnews - Pada grafik harian, terbentuknya candle stick “hammer”, indikator MACD dan RSI yang berada di area oversold dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi palm oil. Meski demikian, kenaikan masih bersifat bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan belakangan. Sentimen masih bearish seiring palm oil terperangkap di dalam channel bearish dan diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian.

Dari sisi fundamental, meningkatnya aktivitas sektor non-manufaktur Cina dapat membuat investor lebih optimis dengan outlook permintaan konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia. Pelemahan nilai tukar Ringgit Malaysia dan Rupiah Indonesia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya ekspor palm oil dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif bagi palm oil.

Meski demikian, data Intertek kemarin yang menunjukan kenaikan ekspor palm oil Malaysia yang hanya sebesar 7,8% untuk periode 1-31 Mei dapat membebani kinerja palm oil. Data Intertek tersebut lebih rendah dari kenaikan ekspor 23% untuk periode 1-15 Mei.

Outlook palm oil masih bearish, namun tajamnya kejatuhan belakangan dapat memberikan kesempatan bargain-hunting. Palm oil diprediksi dapat menguat terbatas dengan target kenaikan RM 2440 dan stop-loss  RM2380. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2390 hingga RM2440 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2440, RM2460, RM2485

Support Level     : RM2385, RM2370, RM2350

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar