Sabtu, 25 November 2017

Palm Oil Masih Bearish

Kamis, 12 Juni 2014 10:49 WIB
Dibaca 22

Monexnews - Pada grafik harian, palm oil yang masih terperangkap di dalam channel bearish dan diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian sinyalkan masih dominannya sentimen bearish. Namun, palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menegaskan sentimen bearish; dimana kegagalan dapat memicu aksi bargain-hunting terutama pasca terbentuknya pola candle stick “pin”.

Dari sisi fundamental, publikasi data produksi Malaysia pada hari Selasa mungkin masih bisa menyediakan sentimen negatif bagi palm oil. Meski sesuai prediksi, kenaikan produksi 6,5% menjadi 1,66 juta ton merupakan level produksi tertinggi kedua setelah Mei 2011 produksi mencapai 1,74 juta ton.

Ekspor bulanan palm oil Malaysia memang naik 10,7% menjadi 1,84 juta ton untuk bulan Mei; namun dengan nilai tukar Malaysia yang masih berkutat dekat level terkuat 7 bulan maka investor tidak begitu optimis dengan outlook ekspor. Ini juga ditegaskan oleh data Intertek kemarin yang menunjukan penurunan ekspor Malaysia sebsar 0,3% untuk periode 1-10 Juni.

Investor juga cemas dengan outlook permintaan palm oil dunia setelah World Bank memangkas outlook pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 2,8% untuk tahun 2014.

Outlook palm oil masih bearish, dimana palm oil diprediksi dapat melemah dengan target penurunan RM 2300 dan stop-loss  RM2390. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2350 hingga RM2385 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2390, RM2415, RM2440

Support Level     : RM2350, RM2330, RM2300

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar