Selasa, 24 Oktober 2017

DAX Nampak Akan kembali Tertekan Ditengah Pemberontakan Iraq Dan Konflik Rusia- Ukraina

Selasa, 17 Juni 2014 11:26 WIB
Dibaca 33

Monexnews - DAX mencatat penguatan pada hari Senin, setelah dibuka gap down. Pada hari Selasa, DAX berpeluang melanjutkan pelemahan ditengah pasar menghindari aset-aset beresiko dan mencari produk-produk safe haven ditengah-tengah pemberontakan Iraq yang makin memanas, disertai penutupan gas dari Rusia ke Ukraina, yang akan mengganggu persediaan gas di seluruh Eropa.

Bursa Asia bergerak berhati-hatipada hari Selasa seiring pukulan ganda dari konflik di Iraq dan masalah gas anatara Ukraina dan Rusia menguras minat Investor pada produk beresiko.

Harga minyak tetap bertahan tinggi dekat high 9 bulan dengan militan dari ISIL telah menguasai sebagian besar daerah utara Iraq, memaksa presiden US Barack Obama mempertimbangkan opsi aksi militer untuk mendukung pemerintahan Iraq yang diserang.

Ketegangan di Ukraina tidak menunjukan tanda-tanda akan mereda seiring Rusia memutus aliran gas ke Ukraina pada hari Senin setelah pertikaian tentang biaya-biaya gas yang tidak dibayar, dan dapat mengganggu persediaan gas di seluruh Eropa dan menekan harapan perdamaian diantara kedua negara tersebut.

Fokus terdekat adalah hasil pertemuan Federal Reserve US yang akan diumumkan pada Kamis jam 01.00 wib, dengan Fed diharapkan mengumumkan pemotongan stimulus kembali dan menurunkan ekspektasi pertumbuhan ekonomi negara.

Trend Sideway.

Res      : 9931.5 – 9957.0 – 9988.0

Sup      : 9826.5 – 9778.0 – 9746.5

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar