Minggu, 19 November 2017

Minyak Masih Bullish

Rabu, 18 Juni 2014 11:07 WIB
Dibaca 55

Monexnews - Pada grafik harian, pola candle stick “shooting star” dan indikator Stochastic yang berada di area overbought dapat memberikan tekanan penurunan bagi minyak. Namun, potensi penurunan masih terbatas dan bersifat profit-taking. Sentimen masih bullish mengingat minyak masih diperdagangkan di atas MA 50-100-200 harian, di dalam channel bullish, dan naiknya indikator MACD.

Dari sisi fundamental, data API yang menunjukan berkurangnya stock minyak AS mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk minyak Nymex. Cadangan minyak AS (versi API) berkurang sebesar 5,7 juta barel; lebih besar dari prediksi penurunan 1,4juta barel. Investor juga masih cemaskan potensi terganggunya supplai energi dunia dengan berlanjutnya aksi pemberontakan di Irak dan penghentian ekspor gas Rusia ke Ukraina.

Meski demikian, investor juga terlihat waspada menjelang publikasi hasil kebijakan moneter Federal Reserve pada Kamis dini hari yang dapat turut menentukan outlook perekonomian dunia. Data cadangan minyak AS (versi EIA) pada jam 21.30 WIB juga akan mendapatkan perhatian karena dapat memberikan petunjuk lebih lanjut akan kondisi supplai minyak di AS. 

Outlook minyak masih bullish, dimana minyak diprediksi dapat menguat dengan target kenaikan $108.50 dan stop-loss $105.90. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $106.00 hingga $107.65 untuk hari ini.

Resistance Level : $107.65, $108.50, $110.00

Support Level     : $106.00, $105.20, $104.00

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar