Jumat, 24 November 2017

KOSPI Kembali Melemah Ikuti Wall Street Setelah Performa Kuat Kemarin

Rabu, 25 Juni 2014 11:43 WIB
Dibaca 15

Monexnews - Kospi dibuka gap down dan kembali melemah pada hari Rabu, mengikuti sentimen Wall Street yang buruk semalam. Pagi ini kembali kebawah level 260.00 nampak melanjutkan trend berjalan.

Bursa Asia alami pelemahan pada awal perdagangan hari Rabu, mengikuti petunjuk Wall Street atas krisis Iraq yang makin menjadi dan laporan bahwa US mungkin melonggarkan larangan eksport minyak mentah memicu kenaikan harga minyak dunia.

Sekertaris negara US John Kerry mendorong para pemimpin otonomi Iraq di daerah Kurdi untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat pada hari Selasa lalu, untuk menghadapi pemberontakan Sunni, seiring pasukan pengamanan melawan pemberontak untuk penguasaan kilang minyak terbesar negara tersebut.

Menambahkan dorongan naik harga minyak adalah laporan Wall Street Journal bahwa pemerintah US telah mengijinkan 2 perusahaan untuk meng-eksport minyak ultra-light yang dikenal sebagai kondensasi, langkah awal yang secara efektif melonggarkan larangan eksport minyak mentah US selama 40 tahun terakhir.

3 pejabat Federal Reserve US tidak memberikan investor alasan bahwa bank sentral akan merubah kebijakan. Pernyataan yang muncul adalah bahwa Fed dapat menunggu hingga pertengahan 2015 untuk menaikan suku bunga  tanpa resiko yang tidak diinginkan dan kenaikan inflasi yang berlebihan.

Trend Sideway Bearish.

Res      : 261.85 – 263.20 – 264.00

Sup      : 258.35 – 257.55 – 256.20

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar