Minggu, 22 Oktober 2017

Palm Oil Masih Bearish

Selasa, 1 Juli 2014 10:28 WIB
Dibaca 16

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator Stochastic dan RSI dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Sentimen cukup bearish seiring palm oil berada di dalam channel bearish dan diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian. Palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan bearish; dimana kegagalan dapat memicu aksi bargain-hunting.

Dari sisi fundamental, berlanjutnya penguatan nilai tukar Malaysia membuat investor khawatir dengan outlook ekspor palm oil Malaysia, produsen palm oil terbesar No.2 di dunia. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk palm oil.

Di lain pihak, data ekspor palm oil Malaysia yang dirilis kemarin memang menunjukan kenaikan untuk bulan Mei. Namun, kenaikan ekspor 5,8% (berdasarkan data Intertek) untuk bulan Juni dinilai tidak begitu menggembirakan karena sinyalkan outlook permintaan tidak begitu cerah mesikipun pasar kini memasuki bulan Ramadhan.

Meski demikian, meningkatnya aktivitas sektor manufaktur Cina dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook permintaan dari konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut.

Outlook palm oil cukup bearish; dimana palm oil diprediksi dapat melemah dengan target penurunan RM 2370 dan stop-loss  RM2430. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2380 hingga RM2430 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2430, RM2450, RM2475  

Support Level     : RM2400, RM2380, RM2365

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar