Sabtu, 21 Oktober 2017

Palm Oil Masih Bearish

Senin, 14 Juli 2014 10:44 WIB
Dibaca 36

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Sentimen masih bearish seiring palm oil masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish. Meski demikian, palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat memicu aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold.             

Dari sisi fundamental, survei Bloomberg yang menunjukan lemahnya outlook impor palm oil India telah membuat cemas dengan prospek permintaan dari konsumen palm oil terbesar di dunia tersebut. Masih kuatnya nilai tukar Ringgit Malaysia cukup membuat investor khawatir dengan outlook ekspor produsen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut. Ini mungkin masih dapat berikan sentimen negatif untuk palm oil.

Investor juga terlihat waspada menjelang publikasi data GDP Cina pada Rabu, 16 Juli mendatang, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut atas kondisi konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut. 

Outlook palm oil cukup bearish; dimana palm oil diprediksi dapat melemah dengan target penurunan RM 2300 dan stop-loss  RM2355. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2300 hingga RM2345 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2345, RM2370, RM2400 

Support Level     : RM2320, RM2300, RM2275

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar