Sabtu, 25 November 2017

Nikkei Kembali Turun Setelah Pembukaan Gap Up

Selasa, 5 Agustus 2014 11:22 WIB
Dibaca 25

Monexnews - Nikkei dibuka gap up pada hari Selasa, didukung data pendapatan US dan upaya bailout Bank terbesar mereka oleh pemerintah Portugal. Tetapi kembali melemah setelah data sektor jasa China mencatat level rekor terendahnya .

Bursa Asia mengalami pelemahan pada hari Selasa setelah data pertumbuhan sektor jasa China turun ke rekor terendah, memadamkan sentimen positif pada mood pasar setelah sebelumnya data pendapatan US dan kelegaan pada upaya penyelamatan Portugal untuk bank terbesar mereka.

China service PMI turun ke 50.0 untuk bulan Juli dari high 15 bulan pada bulan Juni di 53.1. Merupakan data terendah sejak November 2005 ketika data mulai dikumpulkan, menunjukan pemulihan ekonomi secara umum masih rentan dan mungkin perlu lebih banyak dukungan pemerintah.

Bursa US terangkat pada hari Senin, didukung kebijakan pemerintah Portugal untuk menyelamatkan Banco Espirito Santo dan data dari perusahaan Berkshire Hathaway milik Warren Buffett.

Pasar mata uang terfokus pada kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) yang akan diumumkan siang ini. Dengan ekspketasi luas bahwa RBA akan mempertahankan tingkat suku bunganya tetap pada 2.5%, para investor menunggu pandangan bank sentral terhadap ekonomi dan kekuatan dollar Aussie. Aussie dollar telah menguat terhadap USD sebesar 4.7% selama tahun ini.

Trend Sideway.

Res : 15615 - 15770 - 15925
Sup : 15353 - 15255 - 15100

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar