Kamis, 23 November 2017

Minyak Masih Dapat Alami Tekanan Penurunan

Senin, 11 Agustus 2014 13:13 WIB
Dibaca 58

Monexnews - Pada grafik harian, mulai keluarnya indikator Stochastic dari area oversold dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan mungkin terbatas hingga MA 200 harian ($99.75). 

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan ini bisa sinyalkan minyak dapat kembali alami tekanan penurunan. Meski demikian, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan bearish.

Dari sisi fundamental, meredanya resiko geo-politik di negara produsen minyak dan Timur Tengah dapat mengurangi kekhawatiran atas potensi terganggunya supplai minyak dunia. Rusia sinyalkan keinginan untuk turut mewujudkan perdamaian di Ukraina setelah mengakhiri latihan militer dekat wilayah perbatasan. Israel dan Palestina menyetujui gencatan senjata selama 72 jam. Ini mungkin dapat menyediakan sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, investor masih waspadai potensi gejolak di Irak setelah Perdana Menteri Nuri al-Maliki sinyalkan tetap akan mencalonkan diri sebagai Perdana Menteri Irak untuk period ke-3. Ini berpotensi memperburuk konflik di Irak mengingat berbagai golongan ingin Maliki akhiri jabatannya di pemerintahan demi meredakan dukungan terhadap militan ISIS.

Outlook minyak kini menjadi netral, dimana minyak mungkin dapat melemah terbatas dengan target penurunan $94.65 dan stop-loss $98.75. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $96.55 hingga $98.65 untuk hari ini.

Resistance Level : $98.65, $99.75, $101.25

Support Level     : $96.50 $95.60, $94.65

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar