Selasa, 21 November 2017

Minyak Masih Bisa Alami Tekanan Penurunan

Rabu, 13 Agustus 2014 13:49 WIB
Dibaca 67

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan ini bisa sinyalkan minyak dapat kembali alami tekanan penurunan. Meski demikian, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan bearish.

Dari sisi fundamental, meredanya resiko geo-politik di negara produsen minyak dan Timur Tengah dapat mengurangi kekhawatiran atas potensi terganggunya supplai minyak dunia. Penunjukan al-Baladi sebagai Perdana Menteri Irak untuk menggantikan Maliki diharapkan dapat mengurangi dukungan rakyat kepada militan ISIS. Israel dan Palestina masih jajaki proses negosiasi untuk mengakhiri konflik Gaza di tengah bertahannya gencatan senjata selama 72 jam. EIA utarakan supplai minyak OPEC naik untuk bulan Juli. Ini mungkin dapat menyediakan sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, investor juga terlihat waspada menanti data cadangan minyak AS nanti malam yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut akan kondisi supplai di negara konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Outlook minyak kini menjadi netral, dimana minyak mungkin dapat melemah terbatas dengan target penurunan $94.65 dan stop-loss $98.75. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $95.60 hingga $98.65 untuk hari ini.

Resistance Level : $98.65, $99.75, $101.25

Support Level     : $96.50, $95.60, $94.65

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar