Selasa, 21 November 2017

Minyak Masih Di Channel Bearish

Senin, 18 Agustus 2014 13:21 WIB
Dibaca 66

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, potensi kenaikan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish dimana ini bisa sinyalkan minyak dapat kembali alami tekanan penurunan. Meski demikian, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan.

Dari sisi fundamental, meredanya resiko geo-politik di negara produsen minyak dan Timur Tengah dapat mengurangi kekhawatiran atas potensi terganggunya supplai minyak dunia. Pasukan Kurdi Irak berhasil mendesak militan ISIS. Israel dan Palestina masih berupaya menemukan solusi demi akhiri perang Gaza menjelang berakhirnya gencatan senjata besok pagi. Pertemuan Rusia dengan Ukraina di Berlin cukup redakan potensi konflik setelah Ukraina utarakan telah menghancurkan sebagian konvoi militer Rusia yang memasuki wilayah Ukraina. Sementara itu, Libya juga utarakan optimisme akan dapat naiknya output minyak anggota OPEC tersebut. Ini mungkin masih dapat berikan sentimen negatif untuk minyak.

Outlook minyak cukup bearish, dimana minyak mungkin dapat melemah dengan target penurunan $95.25 dan stop-loss $97.50. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $95.25 hingga $97.35 untuk hari ini.

Resistance Level : $97.35, $98.65, $100.00

Support Level     : $95.25, $94.35, $93.65

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar