Sabtu, 21 Oktober 2017

Emas Tertekan, Waspada Resisten 1283.50

Senin, 25 Agustus 2014 11:50 WIB
Dibaca 322

Monexnews - Harga emas masih dalam tekanan turun. Penguatan dollar AS akibat pernyataan Gubernur Bank Sentral AS di Jackson Hole memberi tekanan pada harga emas. Janet Yellen kembali membuka kemungkinan kenaikan suku bunga AS lebih cepat dari ekspektasi pasar. Selain itu indikasi pelonggaran moneter lanjutan seperti yang diutarakan Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi, di Jackson Hole, juga turut memperkuat nilai tukar dollar AS.

Harga emas kini bergerak di kisaran $1277 per dollar AS. Indikator MACD, RSI dan Stochastics pada grafik harian masih menunjukkan tekanan turun. Support terdekat di kisaran 1272.50(dekat level terendah 21 Agustus).  Penembusan ke bawah area support ini berpeluang menekan harga emas ke support berikutnya di 1266 (level terendah 18 Juni) hingga level 1258 (level terendah 17 Juni).

Sementara resisten terdekat di kisaran 1283.50 (dekat level tertinggi 22 Agustus). Pergerakan yang stabil di atas resisten ini berpeluang membawa harga menguat ke area 1287-1292.

Market mover hari ini adalah data Survei Iklim Bisnis Jerman Bulan Agustus dari Ifo dan data Penjualan Rumah Baru Bulan Juli AS. Data ini bisa berdampak pada nilai tukar dollar AS yang berpeluang menggerakan harga emas.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar