Rabu, 18 Oktober 2017

KOSPI Awali Perdagangan Melemah Setelah Libur Panjang

Kamis, 11 September 2014 11:40 WIB
Dibaca 11

Monexnews - KOSPI dibuka gap down dan kembali melemah setelah menutup gap pada hari Kamis. Pelemahan pasar ekuitas merata pada hampir seluruh bursa tertekan oleh isu suku bunga Fed.

Bursa Asia nampak lanjutkan pelemahan pada hari Kamis setelah presiden US Barack Obama berjanji akan melawan militan ISIS, sementara dollar terkoreksi dari high 6 tahun terhadap Yen.

Obama berpidato pada warga Amerika pada akhir hari Rabu bahwa dia telah memberikan ijin pada pasukan udara US untuk pertama kalinya di Siria dan serangan lebih jauh di Iraq sebagai bagian dari upaya melawan kelompok militan ISIS. Dia juga menyatakan akan memburu pasukan ISIS dimanapun juga.

PM Jepang, Shinzo Abe dan kepala BoJ Haruhiko Kuroda akan melakukan pertemuan pada hari Kamis untuk saling tukar pandangan tentang kondisi ekonomi negara, pertemuan pertama sejak 5 bulan terakhir.

Banyak pelaku pasar bersiap pada kemungkinan langkah “hawkish” dari Federal Reserve terhadap kebijakan moneter mereka pada pertemuan 16-17 September mendatang.

Para analis banyak berpendapat bahwa Fed akan menandakan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih cepat dari ekspektasi pada pertumbuhan pekerjaan yang stabil. Hasil studi dari Federal Reserve San Fransisco yang diumumkan hari Senin lalu menunjukan bahwa para investor meremehkan kecepatan Fed untuk menaikan tingkat suku bunga.

Tetapi FOMC juga dapat menyebabkan terpicunya koreksi dari penguatan dollar saat ini.

Trend Sideway.

Res : 263.90 - 264.80 - 265.80
Sup : 260.75 - 258.80 - 257.65

 (andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar