Kamis, 23 November 2017

Palm Oil Masih Di Channel Bearish

Jumat, 12 September 2014 10:53 WIB
Dibaca 17

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD, dan RSI dapat memberikan tenaga kenaikan bagi palm oil. Namun, potensi kenaikan masih terbatas dan lebih bersifat bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan dalam beberapa bulan terakhir.

Di lain pihak, palm oil masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish; ini dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Indikator Stochastic yang berada di area overbought juga isyaratkan adanya potensi aksi profit-taking pasca rebound beberapa hari terakhir. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, penghapusan tarif pajak ekspor palm oil Malaysia dan pelemahan Ringgit Malaysia mungkin dapat memberikan harapan akan dapat membaiknya kinerja ekspor palm oil Malaysia. Ini tercermin dari publikasi data Intertek Rabu yang menunjukan lonjakan ekspor palm oil Malaysia sebanyak 41% menjadi 487.955 ton untuk periode 1-10 September. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif.

Meski demikian, investor masih cemaskan outlook supplai palm oil yang melimpah. Data Rabu menunjukan cadangan palm oil Malaysia melonjak 22% menjadi 2,05 juta ton; produksi naik 22% menjadi 2,03 juta ton, tertinggi sepanjang masa; sedangkan ekspor turun 0,4% menjadi 1,44 juta ton untuk bulan Agustus. Di lain pihak, investor juga cukup waspada menjelang publikasi data produksi industri, investasi, dan penjualan ritel Cina pada hari Sabut yang dapat menimbulkan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen negatif.

Outlook palm oil kini menjadi netral, namun palm oil dapat alami pelemahan dengan target penurunan RM2000 dan stop-loss RM2085. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2040 hingga RM2080 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2080, RM2100, RM2115

Support Level     : RM2060, RM2040, RM2025

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar