Senin, 20 November 2017

Palm Oil Dapat Uji Channel Bearish

Senin, 15 September 2014 10:52 WIB
Dibaca 24

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD, dan RSI dapat memberikan tenaga kenaikan bagi palm oil untuk menguji channel bearish. Namun, potensi kenaikan masih terbatas dan lebih bersifat bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan dalam beberapa bulan terakhir.

Di lain pihak, palm oil masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish; ini dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Indikator Stochastic yang berada di area overbought juga isyaratkan adanya potensi aksi profit-taking pasca rebound beberapa hari terakhir. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, penghapusan tarif pajak ekspor palm oil Malaysia, pelemahan Ringgit Malaysia mungkin dapat memberikan harapan akan dapat membaiknya kinerja ekspor palm oil Malaysia. Pelemahan Rupiah Indonesia juga dapat memberikan harapan akan dapat membaiknya kinerja ekspor produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif.

Meski demikian, investor masih cemaskan outlook permintaan palm oil Cina setelah perlambatan produksi industri, investasi, dan penjualan ritel Cina menimbulkan kekhawatiran atas kinerja ekonomi konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen negatif.

Outlook palm oil kini menjadi netral, namun palm oil dapat alami penguatan terbatas dengan target kenaikan RM2150 dan stop-loss RM2080. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2090 hingga RM2115 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2115, RM2130, RM2150

Support Level     : RM2090, RM2065, RM2050

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar