Selasa, 21 November 2017

KOSPI Bertahan Setelah BoK Pertahankan Rate

Senin, 15 September 2014 12:01 WIB
Dibaca 18

Monexnews - Kospi dibuka gap down pada hari Senin, tertekan oleh pasar regional yang melemah setelah data China yang buruk akhir minggu lalu. Tetapi kospi mendapat dorongan naik setelah BoK mempertahankan tingkat suku bunga sebelumnya dari isu akan ada kenaikan.

Bursa Asia melemah pada hari Senin setelah serangkaian data China yang lemah membangkitkan kekuatiran perlambatan pada ekonomi negara tersebut.

Dollar Aussie yang dipandang sangat berpengaruh pada kondisi China, juga mendapat pukulan kuat dan melemah ke low 6 bulan.

Data yang diumumkan pada hari Sabtu bahwa hasil pabrik China bertumbuh pada level yang melambat selama hampir 6 tahun pada bulan Agustus, sementarapertumbuhan dari sektor lain juga tertahan.

Permintaan akan dollar menguat seiring investor menempatkan diri pada pergerakan yang lebih kuat dari federal Reserve US pada pertemuan minggu ini yang diadakan 16-17 September waktu setempat. Diumumkan pada pukul 01.00 WIB tanggal 18 September 2014.

Sterling juga mengalami pelemahan hingga beberapa hari sebelum referendum kemerdekaan Scotlandia pada 18 September mendatang, dengan hasil pooling menunjukan hasil “setuju” dan “tidak” nyaris seimbang.

Kemenangan bagi pihak yang setuju pemisahan diri akan menyebabkan berakhirnya persatuan 307 tahun dengan Ingris dan memecah persemakmuran Ingris Raya.

Trend Sideway Bearish.

Res : 262.70 - 263.90 - 264.85
Sup : 258.90 - 257.65 - 256.70

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar