Rabu, 18 Oktober 2017

Palm Oil Dapat Uji MA 50 Harian

Rabu, 17 September 2014 11:26 WIB
Dibaca 9

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD, dan RSI dapat memberikan tenaga kenaikan bagi palm oil untuk menguji channel bearish. Namun, potensi kenaikan masih terbatas dan lebih bersifat bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan dalam beberapa bulan terakhir. Palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 harian (RM2185) untuk melanjutkan momentum kenaikan. Kegagalan mengatasi MA 50 harian dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Di lain pihak, palm oil masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bearish; ini dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Indikator Stochastic yang berada di area overbought juga isyaratkan adanya potensi aksi profit-taking pasca rebound beberapa hari terakhir. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, suntikan likuiditas $82 miliar oleh bank sentral Cina kepada 5 bank terbesar di Cina memberikan investor harapan akan dapat terjaganya momentum pertumbuhan ekonomi konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif.

Meski demikian, investor mungkin akan bersikap waspada menjelang rilis hasil kebijakan moneter Federal Reserve pada Kamis dini hari yang dapat turut mempengaruhi sentimen terhadap komoditas global. Investor juga menantikan pertemuan bank sentral Malaysia besok yang dapat turut mempengaruhi pergerakan nilai tukar Ringgit Malaysia dan juga pergerakan harga palm oil.

Outlook palm oil kini menjadi netral, namun palm oil dapat alami penguatan terbatas dengan target kenaikan RM2150 dan stop-loss RM2080. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2090 hingga RM2115 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2130, RM2150, RM2180

Support Level     : RM2090, RM2065, RM2050

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar