Selasa, 21 November 2017

Sterling Masih Di Bearish Channel

Selasa, 30 September 2014 13:31 WIB
Dibaca 89

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator Stochastic, masih diperdagangkan Sterling di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam bearish channel dapat sinyalkan masih adanya tekanan penurunan bagi GBP/USD. Namun, sterling perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong rebound terutama dengan indikator MACD yang masih naik.

Dari sisi fundamental, data siang ini yang menunjukan turunnya harga rumah di Inggris dapat menggerogoti ekspektasi atas pengetatan kebijakan moneter BoE yang lebih cepat dari seharusnya. Fokus berikutnya adalah data curent account Inggris pada jam 15.30 WIB. Data mungkin akan memberikan harapan akan dapat berlanjutnya pemulihan ekonomi terbesar no.6 di dunia tersebut. Ini mungkin akan mendorong trader untuk lebih berhati-hati dalam menentukan arah pergerakan GBP/USD.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.6320 dan potensi penurunan 1.6160.

Sementara bila harga stabil di atas resistance 1.6310 maka sterling berpotensi menuju 1.6365. Resisten berada di 1.6310 dan 1.6365 (harga tertinggi 16 dan 22 September). Support di 1.6215 dan 1.6160 (harga terendah 29 dan 16 September).

Resistance Level : 1.6310, 1.6365, 1.6400
Support Level      : 1.6215, 1.6160 , 1.6100

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar

inova 30 September 2014
untuk short term trading gbp/usd sugest nya ambil posisi sell dn buy d angka brp , brp point, stop loss dn taking profit brp ? makasih
Zulfirman Basir 1 Oktober 2014
Penentuan posisi "sell" ataupun "buy" tergantung trend yang terjadi dan juga mengantisipasi event yang akan berlangsung. Untuk berapa banyak poin dalam penentuan stop-loss dan profit itu bersifat relatif; tergantung dari preferensi risk-reward investor.