Senin, 20 November 2017

Yen Terkoreksi Tinggalkan 110.00 Sebagai Safe Haven Currency

Kamis, 2 Oktober 2014 11:24 WIB
Dibaca 33

Monexnews - Yen menjadi incaran investor setelah kepanikan pasar semalam. Nilai Yen yang sudah lemah pada 110.08 level tertinggi pertama kali sejak 2008, menjadi incara sebagai Safe Haven.

Bursa Asia turun pada hari Kamis, terseret melemah setelah kasus pertama Ebola yang didiaknosa terjadi di US menyebabkan ketakutan terhadap bursa Wall Street semalam, sementara pertarungan menghindari resiko menempatkan rally dollar baru-baru ini tertahan.

Jalan-jalan Hong Kong nampak tenang pada hari Kamis sementara sebagian besar polisi menjaga jarak dari puluhan ribu, kebanyakan anak muda, yang berlanjut melakukan protes selama hampir 1 minggu.

Bursa US jatuh lebih dari 1% pada hari Rabu seiring berita virus Ebola menyebabkan para investor panik, dan data ekonomi yang menunjukan pertumbuhan yang tidak berimbang.

Para investor melirik mata uang yen Jepang setelah hasil data aktivitas pabrik Jerman menyusut untuk pertama kalinya dari 15 bulan terakhir, sektor manufakturing China nyaris tidak berkembang, sementara pertumbuhan di US melambat lebih dari ekspektasi.

ECB akan mengumumkan hasil pertemuan mereka pada hari ini, dan perbedaan arah kebijakan bank sentral US & Eropa saat ini telah menjadi pandangan utama pasar.

Sementara Fed bersiap untuk menormalkan kebijakan moneter mereka, ECB nampak bertahan dengan kebijakan moneter yang longgar untuk jangka waktu yang belum pasti.

Pasar akan terfokus pada ekspektasi besaran stimulus yang akan diluncurkan ECB, setelah Draghi berjanji menyediakan ” pendanaan yang mendetil” dari rencana mereka pada pertemuan bulan September.

Trend Bullish.

Res : 109.15 - 109.40 - 109.65
Sup : 108.25 - 107.80 - 107.55

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar