Rabu, 22 November 2017

KOSPI Sedikit menguat terangkat Cut rate BOK

Rabu, 15 Oktober 2014 11:32 WIB
Dibaca 18

Monexnews - Kospi mendapat sedikit penguatan pada hari Rabu, setelah dibuka gap down. Penguatan pagi ini terdukung aksi beli pasar setelah pelemahan mata uang Won akibat Bank of Korea, bank sentral Korea Selatan melakukan pemotongan tingkat suku bunga untuk ke-2 kalinya dalam 3 bulan terakhir.

Bursa Asia berhati-hati menguat pada sesi Asia seiring data inflasi di China dan kondisi ekonomi zona eropa yang makin kelam memberikan kredit pada ketakutan pasar terhadap pudarnya pemulihan ekonomi global.

Dollar mulai kembali stabil setelah data yang mengecewakan dari Jerman dan Ingris menghentikan kenaikan mata uang euro baru-baru ini.

Data China CPI menunjukan perlambatan yang belum ditemui kembali sejak 2010 tidak memberikan bantuan pada mood saat ini. China CPI bulan September melemah ke 1.6%, lebih rendah dari ekspektasi 1.7%, menambahkan kekuatiran ekonomi berlanjut kehilangan momentum walau disertai serangkaian langkah stimulus.

Kekuatiran meredupnya pertumbuhan ekonomi global memicu aksi jual pada pasar ekuitas global selama minggu terakhir, dan para investor masih ragu membeli aset beresiko seiring serangkaian data ekonomi yang lemah masih belum memberikan tanda akan reda.

Menambahkan kekuatiran pertumbuhan global, kabar dari bank sentral Korea Selatan, melakukan pemotongan suku bunga ke-2 kalinya dalam 3 bulan terakhir.

Data ekonomi ZEW Sentiment menunjukan moral para analis dan investor Jerman turun dibawah nol untuk pertama kalinya dalam hampir 2 tahun.

Menambahkan kesedihan ini, pemerintah Jerman memotong ekspektasi pertumbuhan mereka, industrial production zona eropa jatuh, inflasi Ingris melambat tajam pada bulan September dan Fitch memperingatkan bahwa mereka mungkin memotong tingkat kredit Perancis.

Trend Bearish.

Res : 246.75 - 247.95 - 249.15
Sup : 242.95 - 240.65 - 239.20

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar