Sabtu, 21 Oktober 2017

Nikkei Melemah Setelah Penguatan Sesi Senin

Selasa, 21 Oktober 2014 11:04 WIB
Dibaca 17

Monexnews - Nikkei dibuka gap up pada hari Selasa, tetapi berbalik melemah pada perdagangan pagi hari ini mencatat kembali dibawah 15000. Pergerakan Nikkei sebagian besar membalik pergerakan signifikan sesi kemarin.

Nikkei naik sebesar 4% pada sesi Senin, kenaikan terbesarnya sejak Juni 2013, terangkat oleh rebound pasar global seiring kabar dana pensiun Jepang sebesar $1.2 trillion mungkin akan dialokasikan pada pasar saham lokal.

Bursa Asia tertahan pada awal perdagangan hari Selasa, seiring Investor sudah meninggalkan penguatan Wall Street semalam dan terfokus pada data-data ekonomi China pagi ini.

Data China GDP diekspektasikan melemah ke level terendah dalam 5 tahun pada kuartal ke-3 seiring sektor properti membebani dengan berkurangnya permintaan, meningkatkan peluang langkah kebijakan yang lebih agresif dari pemerintah. Data yang dilaporkan GDP turun ke 7.3%, dari tahun sebelumnya 7.5%, sedikit diatas ekspektasi sebesar 7.2%.

Kepala Fed Dallas Richard Fisher mengatakan pergerakan penuh gejolak pasar minggu lalu harusnya tidak menghentikan Fed untuk mengakhiri program QE3 mereka.

Pandangan secara konsensus setuju bahwa Fed akan mengakhiri program QE3 mereka pada akhir bulan ini, pada pertemuan akhir bulan tanggal 28-29 Oktober, sementara pandangan pasar tentang kenaikan suku bunga US saat ini, kemungkinan baru akan dinaikan pada akhir 2015.

Ekspektasi tersebut, disertai kabar virus Ebola dan pertikaian di timur tengah, telah menempatkan penguatan dollar tertahan.

Trend Sideway Bearish.

Res : 15155 - 15340 - 15450
Sup : 14965 - 14855 - 14760

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar