Rabu, 18 Oktober 2017

Tekanan Penurunan Euro Masih Ada

Kamis, 30 Oktober 2014 13:15 WIB
Dibaca 60

Monexnews - Pada grafik harian, masih diperdagangkannya euro di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam bearish channel dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan untuk EURUSD. Namun, euro perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat memicu aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold.

Fokus selanjutnya adalah data inflasi Jerman, inflasi dan GDP Spanyol (jam 15.00 WIB), dan tenaga kerja Jerman (jam 15.55 WIB). Inflasi Jerman dan Spanyol diprediksi masih rendah dan ini dapat menegaskan ancaman deflasi di zona-euro. GDP Spanyol diprediksi melambat dan bisa mengembalikan kecemasan atas kondisi perekonomian terbesar No.4 di zona-euro tersebut. Namun, data tenaga kerja Jerman diperkirakan membaik dan ini dapat meredakan kecemasan atas performa ekonomi terbesar di zona-euro tersebut. Meski mixed, namun publikasi serangkaian data tersebut dapat menegaskan ancaman perlambatan ekonomi dan deflasi di zona-euro. Ini dapat memberikan sentimen negatif bagi EURUSD.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.2685 dan potensi penurunan 1.2510.

Sementara bila harga stabil di atas resisten 1.2675 maka euro berpotensi menguji 1.2720. Resisten berada di 1.2675 dan 1.2720 (harga tertinggi 23 dan 27 Oktober). Support di 1.2570 dan 1.2500 (harga terendah 30 September dan 3 Oktober).

Resistance Level : 1.2675, 1.2720, 1.2770
Support Level     : 1.2570, 1.2500, 1.2440

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar