Minggu, 19 November 2017

Sterling Tertekan, Support 1.5625

Jumat, 14 November 2014 11:26 WIB
Dibaca 51

Monexnews - Pernyataan dovish Bank of England terus menghantui pergerakan sterling, ditambah dengan survey bulanan RICS yang dirilis kemarin menunjukkan kenaikan harga rumah berada pada level terlemah dalam 18 bulan terakhir, membuat sterling semakin tertekan. Spekulasi yang sebelumnya beredar bahwa BOE akan menjadi bank sentral utama yang paling cepat menaikkan suku bunga semakin memudar. Fokus hari ini pada data penjualan ritel dan sentimen konsumen AS yang diperkirakan naik dari bulan sebelumnya, berpotensi memberikan tekanan lebih lanjut bagi sterling jika data tersbeut dirilis sesuai ekspetasi atau lebih baik. 

Pada grafik harian, indikator MACD yang bergerak turun memberikan tekanan, ditambah dengan harga yang telah menembus batas bawah channel bearish, menambah tekanan turun sterling. Penurunan lebih lanjut akan menguji area 1.5625, dengan potensi ke area 1.5580 jika area tersebut ditembus. Sementara indikator stochastic meski bergerak menurun namun telah berada di wilayah jenuh jual, memberikan peluang rebound. Resisten berada pada kisaran 1.5730, penembusan di atas area tersebut dapat membawa haraga naik menuju area 1.5780. Namun selama harga bertahan di bawah area 1.5730, sterling masih akan tertekan.

(Putu Agus)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar