Sabtu, 18 November 2017

Yen Kembali Bertahan Dibawah 118.00; menguat terhadap Euro

Senin, 24 November 2014 11:49 WIB
Dibaca 32

Monexnews - Yen mendapatkan penguatan terbatas pada hari Jumat, setelah presiden ECB Mario Draghi menyatakan akan melajutkan stimulus untuk zona eropa dan melemahkan nilai euro terhadap semua mata uang lainnya, termasuk Yen.

Bursa Asia menguat pada hari Senin seiring prospek kebijakan stimulus lebih jauh di China dan Eropa memupuk risk appetite sementara memukul mata uang euro.

Euro melemah 1.2% pada hari Jumat ketika kepala ECB, Mario Draghi secara mengejutkan mengumumkan komitmennya untuk melawan deflasi.

Hal ini hampir bersamaan dengan pemotongan suku bunga bank yang mengejutkan yang diumumkan People Bank of China, dan bocoran bahwa pemerintah pusat China sudah siap pada pelonggaran lebih jauh untuk melawan inflasi yang melemah. Tanpa membuang waktu, pasar saham China rally naik, dnegan indeks utama mencatat level tertingginya dalam 1-1/2 tahun terakhir.

Berdasarkan kabar yang beredar, para petinggi pemerintahan dan bank sentral China telah siap untuk melakukan pemotongan suku bunga lagi dan melonggarkan larangan pinjaman, dikuatirkan penurunan harga akan memicu hutang macet, kegagalan bisnis, dan peningkatan pengangguran.

Langkah pemotongan suku bunga ini adalah yang pertama setelah lebih dari 2 tahun dan mencerminkan bahwa langkah kebijakan moneter yang berani diperlukan untuk menstabilkan ekonomi China.

Trend Sideway Bullish.

Res : 118.15 - 118.95 - 119.75
Sup : 117.60 - 117.20 - 116.80

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar