Rabu, 22 November 2017

Sentimen Minyak Bearish

Jumat, 28 November 2014 10:20 WIB
Dibaca 67

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat memberikan tekanan penurunan bagi minyak. Sentimen cukup bearish dengan minyak yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 hairan dan di dalam bearish channel. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin rendah setiap harinya untuk menambah tekanan penurunan; dimana kegagalan dapat mendorong aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold.

Dari sisi fundamental, investor cemas dengan melimpahnya supplai di pasar setelah OPEC memutuskan untuk mempertahankan kuota produksi sebesar 30 juta barel per hari. Komentar Kuwait dan Rusia yang isyaratkan masih dapat mentoleransi penurunan harga minyak hingga $60 dan masih lamanya pertemuan OPEC berikutnya (yang dijadwalkan 30 Juni 2015) membuat pasar skeptis akan adanya intervensi untuk mengatasi kelebihan supplai di pasar.

Meski demikian, mulai masuknya musim dingin di berbagai negara sepertinya dapat memberikan harapan akan terjaganya outlook permintaan. Permintaan minyak cenderung meningkat ketika dunia mengalami musim dingin yang jatuh pada periode Desember - Februari.

Outlook minyak bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $65.00 dan stop-loss $70.10. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $66.60 hingga $70.00 untuk hari ini.

Resistance Level : $70.00, $71.65, $73.00

Support Level     : $67.70, $66.60, $65.00

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar