Senin, 20 November 2017

Tekanan Penurunan Palm Oil Masih Ada

Jumat, 5 Desember 2014 10:14 WIB
Dibaca 21

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi palm oil. Namun potensi kenaikan masih terbatas. Palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 harian (RM2200) untuk melanjutkan momentum kenaikan. Kegagalan mengatasi MA 50 harian dapat mengembalikan tekanan penurunan. Sentimen palm oil masih bearish dengan palm oil yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan turunnya indikator MACD.

Dari sisi fundamental, pasar masih cemas dengan efek penurunan harga minyak dunia belakangan yang dapat mengurangi minat terhadap palm oil untuk bio-diesel. Investor juga khawatir dengan melimpahnya supplai kedelai dunia, produk substitusi terhadap palm oil untuk produk input makanan olahan. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk palm oil.

Namun, kebijakan pajak ekspor palm oil nol persen yang masih dijalankan Indonesia & Malaysia dapat meredakan kekhawatiran atas melimpahnya stock palm oil di negara produsen. Pelemahan nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya kinerja ekpor palm oil dari kedua produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk palm oil.

Outlook palm oil cukup netral, namun palm oil dapat alami pelemahan dengan target penurunan RM2125 dan stop-loss RM2210. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2150 hingga RM2190 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2190, RM2220, RM2245

Support Level     : RM2150, RM2125, RM2100

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar