Rabu, 22 November 2017

Sentimen Minyak Masih Bearish

Jumat, 5 Desember 2014 10:15 WIB
Dibaca 78

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat menyediakan tekanan penurunan bagi minyak. Sentimen cukup bearish dengan minyak yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200 harian dan di dalam bearish channel. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah support $63.70 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi support $63.70 dapat mendorong aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold.

Dari sisi fundamental, investor masih cemas dengan melimpahnya supplai di pasar setelah OPEC tetap mempertahankan kuota produksinya. Kecemasan juga diperburuk oleh keputusan Arab Saudi yang memangkas harga jual minyaknya untuk konsumen di Asia dan AS. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, mulai masuknya musim dingin di berbagai negara sepertinya dapat memberikan harapan akan terjaganya outlook permintaan. Permintaan minyak cenderung meningkat ketika dunia mengalami musim dingin yang jatuh pada periode Desember - Februari.

Investor juga terlihat waspada menanti data non-farm payroll AS nanti malam yang dapat memberikan petunjuk tambahan atas kondisi perekonomian konsumen minyak terbesar di dunia tersebut.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $63.80 dan stop-loss $67.85. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $64.50 hingga $67.75 untuk hari ini.

Resistance Level : $67.75, $69.25, $70.75

Support Level     : $65.70, $64.50, $63.70

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar