Minggu, 19 November 2017

Palm Oil Kembali Tertekan

Selasa, 9 Desember 2014 11:46 WIB
Dibaca 19

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi palm oil. Namun potensi kenaikan masih terbatas. Namun, palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 harian (RM2200) untuk melanjutkan momentum kenaikan. Kegagalan mengatasi MA 50 harian dapat mengembalikan tekanan penurunan terutama dengan indikator MACD yang masih turun. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, pasar masih cemas dengan efek penurunan harga minyak dunia belakangan yang dapat mengurangi minat terhadap palm oil untuk bio-diesel. Investor juga khawatir dengan melimpahnya supplai kedelai dunia, produk substitusi terhadap palm oil untuk produk input makanan olahan. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk palm oil.

Investor juga terlihat waspada menanti data stock, produksi, dan ekspor palm oil Malaysia yang akan dirilis besok. Survei menunjukan stock palm oil Malaysia akan meningkat 5,5% menjadi 2,29 ton.

Namun, kebijakan pajak ekspor palm oil nol persen yang masih dijalankan Indonesia & Malaysia dapat meredakan kekhawatiran atas melimpahnya stock palm oil di negara produsen. Pelemahan nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya kinerja ekpor palm oil dari kedua produsen palm oil terbesar di dunia tersebut.

Outlook palm oil cukup netral, namun palm oil dapat alami pelemahan dengan target penurunan RM2125 dan stop-loss RM2210. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2125 hingga RM2170 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2170, RM2200, RM2220

Support Level     : RM2125, RM2100, RM2080

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar