Jumat, 24 November 2017

Minyak Terlihat Sideways

Rabu, 24 Desember 2014 11:52 WIB
Dibaca 73

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, kenaikan masih bersifat koreksi dan potensi kenaikan mungkin terbatas hingga resistance $59.00. Minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian yang dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah support $53.55 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi support $53.55 dapat mendorong aksi bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan sejak Juli silam. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways di kisaran $53.55 - $ 59.00 untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, musim dingin di berbagai negara sepertinya dapat memberikan harapan akan terjaganya outlook permintaan. Permintaan minyak cenderung meningkat ketika dunia mengalami musim dingin yang jatuh pada periode Desember - Februari. Revisi data GDP AS menjadi 5% untuk Q3 2014 juga membuat investor yakin akan terjaganya permintaan dari konsumen minyak terbesar di dunia tersebut. Ini dapat memberikan sentimen positif untuk jangka pendek.

Namun, investor masih cemas dengan melimpahnya supplai di pasar di saat outlook permintaan energi dunia cukup rapuh dengan merebaknya ancaman perlambatan ekonomi global. Anggota OPEC isyaratkan tidak akan memangkas produksi minyaknya. Data API yang dirilis pagi ini juga menunjukan kenaikan stock cadagan minyak AS sebesar 5,4 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 19 Desember silam. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif terhadap minyak.

Pasar juga terlihat berhati-hati menanti cadangan minyak AS yang akan dirilis EIA nanti malam. Stock minyak AS diprediksi berkurang sebanyak 2,4 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 19 Desember silam setelah mengalami penurunan stock sebesar 800.000 pada minggu sebelumnya.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $54.35 dan stop-loss $57.65. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $53.55 hingga $57.50 untuk hari ini.

Resistance Level : $57.50, $59.00, $60.00

Support Level     : $55.10, $54.25, $53.55

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar