Sabtu, 25 November 2017

Minyak Masih Di Bearish Channel

Jumat, 2 Januari 2015 10:00 WIB
Dibaca 76

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dan indikator Stochastic yang berada di area oversold dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi minyak. Namun, kenaikan masih bersifat koreksi dan potensi kenaikan mungkin terbatas. Minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian yang dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah support $52.42 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi support $52.42 dapat mendorong aksi bargain-hunting pasca tajamnya kejatuhan sejak Juli silam.

Dari sisi fundamental, data stock minyak AS yang dirilis Rabu malam berhasil meredakan kecemasan investor akan melimpahnya supplai minyak di negeri Paman Sam. Stock minyak AS berkurang sebanyak 1,8 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 26 Desember silam; lebih baik dari prediksi kenaikan 200.000 barel dan publikasi minggu sebelumnya yang bertambah sebanyak 7,3 juta barel. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk jangka pendek.

Namun, investor masih cemas dengan outlook permintaan energi dunia dengan merebaknya ancaman perlambatan ekonomi global. Data kemarin menunjukan indeks manufaktur Cina turun dari level 50.3 menjadi 50.1 untuk bulan Desember. Ini membuat investor cemas dengan outlook permintaan minyak mengingat Cina merupakan konsumen minyak terbesar No.2 di dunia. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif untuk minyak.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $52.50 dan stop-loss $55.20. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $52.40 hingga $55.10 untuk hari ini.

Resistance Level : $55.10, $56.55, $57.50

Support Level     : $52.40, $51.20, $50.00

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar