Selasa, 21 November 2017

KOSPI Terpukul Risk Aversion Pasar Global; Indikasi Kembali Melemah

Selasa, 6 Januari 2015 11:05 WIB
Dibaca 12

Monexnews -

Kospi dibuka gap down pada hari Selasa, setelah mencatat penguatan pada sesi Senin. Sentimen risk aversion psar global, terutama disebabkan pelemahan harga minyak dunia dan ketidak pastian politik Yunani, menyebabkan mayoritas investor melepas posisi aset-aset beresiko, dan mencari produk-produk safe haven seperti Yen dan surat hutang negara. Kospi mencatat pelemahan dibawah low bulan Desember pada 240.70, dengan diperdagangkan 240.45 siang ini.

Bursa Asia melemah pada hari Selasa seiring pelemahan harga minyak dunia dan ketidak pastian politik di Yunani memaksa investor keluar dari aset-aset beresiko dan mencari investasi aman pada surat berharga pemerintah.

Pelemahan pada harga minyak dunia hanya menunjukan sedikit perlambatan pada tahun baru ini, telah turun 6% pada hari Senin mencatat level terendahnya sejak musim panas 2009, dengan meningkatnya hasil produksi shale oil US telah menyebabkan membengkaknya cadangan persediaan global.

Menambahkan nada negatif ini adalah munculnya pembahasan yang tegang bahwa kemungkinan Yunani keluar dari Uni Eropa ditengah ketidak pastian politik saat ini.

Pemilu parlemen Yunani pada 25 Januari mendatang diekspektasikan secara luas akan dimenangkan oleh pemerintahan sayap-kiri yang telah berjanji akan mengakhiri langkah penghematan ekonomi dan menghapus sebagian besar hutang internasional mereka.

Ketidak pastian politik ini dapat menempatkan Yunani kembali kedalam resesi, memperparah upaya mengurangi hutang negara tersebut dari kisaran 175% hasil ekonominya.

Dengan prospek bahwa ECB akan melakukan pelonggaran lebih jauh makin berkembang, mata uang euro makin tertekan melemah. Dengan ECB makin tertekan untuk mengambil tindakan setelah data inflasi Jerman melambat ke level terendahnya selama lebih dari 5 tahun pada bulan Desember. Data ini dilaporkan hanya beberapa hari dari pernyataan kepala ECB, Mario Draghi bahwa resiko makin melebar dengan inflasi terlalu rendah terelalu lama.

Dengan aset-aset beresiko mendapat tekanan, harga-harga aset-aset safe haven mendapat dorongan penguatan, seperti Yen dan surat-surat hutang negara.

Trend Bearish.

Res : 242.85 - 244.20 - 245.25
Sup : 238.55 - 237.20 - 236.15

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar