Rabu, 18 Oktober 2017

Nikkei Menguat ; Sentimen Risk Aversion Mulai Redup Kembali

Kamis, 8 Januari 2015 11:16 WIB
Dibaca 21

Monexnews -

Nikkei dibuka gap down pada hari Kamis setelah mencatat penguatan sesi Rabu, tetapi kembali menguat. Data ADP Non-Farm US semalam yang membaik memberikan dorongan pada aset-aset beresiko untuk menguat setelah tertekan melemah sejak awal minggu.

Bursa Asia mencatat penguatan pada pembukaan hari kamis setelah laporan pekerjaan US yang menguat dan tertahannya penurunan harga minyak dunia mempengaruhi mood Risk Aversion, sementara Euro masih bertahan dekat low 9 tahun.

Harapan European Central bank akan meluncurkan program stimulus yang lebih berani setelah data menunjukan zona eropa tersandung kedalam deflasi juga menopang penguatan aset beresiko yang terpukul melemah minggu ini oleh kekuatiran pelemahan harga minyak dmentah dan pelemahan ekonomi global.

Wall Street rebound pada hari Rabu setelah mencatat 5 sesi pelemahan, terangkat oleh data pekerjaan ADP yang kuat mendukung penguatan ekonomi US dan memicu harapan pasar atas data non-farm payroll Jumat besok.

Optimisme terhadap Stimulus ECB lebih lanjut telah membantu ekuitas, tetapi melemahkan mata uang Euro, yang melemah ke low 9 tahun terhadap dollar.

Data yang dilaporkan kemarin menunjukan inflasi eropa mencatat negatif pertama kalinya sejak 2009, mengukuhkan ekspektasi kuat ECB akan meluncurkan stimulue QE nya pada pertemuan 22 Januari mendatang.

Berlawanan, Fed masih diekspektasikan menaikan suku bunga, walau kapan waktunya masih belum jelas. Data meeting minutes Desember yang dirilis semalam tidak memberikan petunjuk kapankan pergerakan fed akan dilakukan.

Trend Sideway.

Res : 17370 - 17600 - 17955
Sup : 17010 - 16790 - 16430

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar