Kamis, 23 November 2017

Minyak Masih Di Bearish Channel

Kamis, 15 Januari 2015 10:53 WIB
Dibaca 62

Monexnews - Pada grafik harian, masih diperdagangkannya minyak di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan bagi minyak. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah level support $44.15 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi support $44.15 dapat mendorong berlanjutnya aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic dan MACD yang mulai naik.

Kenaikan yang terjadi dalam 2 hari terakhir masih bersifat koreksi. Minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Dari sisi fundamental, investor masih cemas dengan outlook melimpahnya supplai di tengah rapuhnya prospek permintaan minyak dunia. Kecemasan diperburuk oleh laporan EIA yang semalam menunjukan kenaikan stock minyak AS sebanyak 5,4 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 10 Januari silam. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, masih berlangsungnya musim dingin diharapkan dapat menjaga prospek permintaan energi. Permintaan minyak diprediksi meningkat di musim dingin yang jatuh pada bulan Desember hingga Maret.

Outlook minyak masih bearish, dimana minyak dapat alami pelemahan dengan target penurunan $44.20 dan stop-loss $49.70. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $46.80 hingga $49.60 untuk hari ini.

Resistance Level : $49.60, $50.35, $52.00

Support Level     : $46.80, $45.65, $44.15

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar