Jumat, 24 November 2017

Minyak Perlu Atasi Support $44.15

Rabu, 21 Januari 2015 10:52 WIB
Dibaca 61

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat memberikan tenaga kenaikan untuk minyak. Namun, potensi kenaikan masih terbatas. Minyak perlu mencatatkan level penutupan harian yang semakin tinggi setiap harinya untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat mengembalikan tekanan penurunan.

Di lain pihak, minyak masih diperdagangkan di dalam bearish channel dan di bawah MA 50-100-200 harian yang dapat isyaratkan masih adanya tekanan penurunan bagi minyak. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah level support $44.15 untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi support $44.15 dapat mendorong berlanjutnya aksi bargain-hunting terutama dengan indikator MACD yang naik.

Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways di kisaran $44.15 - $51.24 untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, investor masih cemas dengan outlook melimpahnya supplai dan rapuhnya prospek permintaan dunia. Kecemasan diperburuk oleh laporan IMF yang kemarin memangkas outlook perekonomian global untuk tahun 2015 dan 2016 masing-masing menjadi 3,5% dan 3,7%. Ini mungkin dapat menjaga sentimen negatif untuk minyak.

Namun, masih berlangsungnya musim dingin di berbagai negara mungkin dapat menjaga outlook permintaan minyak. Permintaan biasanya meningkat di musim dingin yang berlangsung dari bulan Desember hingga Maret.

Outlook minyak bearish, dimana minyak mungkin dapat alami pelemahan dengan target penurunan $44.20 dan stop-loss $48.30. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $44.15 hingga $48.20 untuk hari ini.

Resistance Level : $48.20, $49.15, $50.00

Support Level     : $45.65, $44.15, $43.50

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar