Senin, 29 Mei 2017

Top Traders

Stanley Druckenmiller: Partner Terhebat Soros

Selasa, 19 Agustus 2014 13:57 WIB
Ditulis oleh: Ariston Tjendra / Head of Research and Analysis
Dibaca 1852
Stanley Druckenmiller: Partner Terhebat Soros

Monexnews - Stanley Druckenmiller adalah penasihat investasi George Soros saat perusahaan investasi Quantum Fund memperoleh laba lebih dari $1 miliar Dollar dari posisi jual Poundsterling pada tahun 1992. Ia direkrut oleh Soros pada tahun 1988 untuk menjadi pimpinan manajer portofolio di Quantum Fund. Walaupun sudah pensiun, filantropis satu ini masih cermat dalam mengamati situasi di pasar finansial. Simpanan asetnya pun diperkirakan terus berkembang sehingga Forbes selalu memasukkannya ke dalam daftar rich-list Amerika Serikat.

Stanley Druckenmiller merupakan salah satu manajer investasi paling sukses di dunia, namun ia jarang sekali muncul di media untuk menyampaikan pandangannya tentang kondisi pasar finansial. Padahal trader satu ini dikenal piawai dalam membaca pergerakan harga berbagai instrumen keuangan mulai dari saham, forex hingga komoditas.

Awal Karir

Mengawali kiprah sebagai management trainee di Pittsburgh National Bank pada tahun 1977, karir Stanley Druckenmiller melaju dengan pesat. Hanya satu tahun sejak pertama kali mengabdi, ia langsung diangkat sebagai kepala riset di bank tempatnya bekerja. Kemudian baru pada tahun 1981, Stanley mendirikan Duquesne Capital Management dan menyambi bekerja di perusahaan lain. Pria lulusan Bowdoin College ini melanjutkan bekerja sebagai konsultan di perusahaan investasi Dreyfus Fund empat tahun berselang. Hingga pada tahun 1988, George Soros merekrutnya untuk mengisi kursi pimpinan manajer portofolio di Quantum Fund. Di tempat inilah nama Stanley mencuat ke permukaan, terutama setelah duetnya dengan Soros berhasil membuat Bank of England (Bank Sentral Inggris) ‘bangkrut’ dalam waktu singkat.

Kisah kejayaan keduanya terukir di buku sejarah pada tahun 1992. Ketika itu duet Stanley Druckenmiller dan George Soros sukses ‘mempermalukan’ Bank Sentral Inggris di pasar uang dengan strategi jual terhadap Poundsterling. Pada sebuah sesi di pasar forex, Quantum Fund memegang posisi jual Poundsterling sebanyak lebih dari $10 miliar dan membeli Deutsche Mark. Lewat analisa yang mendalam, trader Quantum yang dikomandoi oleh Soros dan Druckenmiller melihat kerapuhan pada mata uang Poundsterling, dan benar-benar yakin kalau kursnya akan segera jatuh. Pemerintah Inggris pada saat itu ingin mempertahankan nilai tukar Poundsterling setara dengan 2.7 Deutsche Mark. Namun Jerman sedang dilanda iklim inflasi tinggi sehingga Bundesbank terpaksa menaikkan suku bunga sehingga mau tidak mau pihak Bank of England juga harus mempertahankan nilai tukarnya. Dengan memanfaatkan fluktuasi nilai tukar antara Poundsterling dan Deutsche Mark, keduanya sukses membawa pulang laba trading dalam jumlah fantastis, mencapai lebih dari $1 miliar!

Bersambung ke bagian ke-2 di sini

Langkah pertama anda di dunia trading....dengan mendaftar demo account di sini: http://www.mifx.com/open-demo-account.php?Source=monexnews

Kirim Komentar Anda


Komentar