Jumat, 21 Juli 2017

world-economy  World Economy

Abenomics Belum Puaskan Pelaku Bisnis

Senin, 17 Juni 2013 13:01 WIB
Dibaca 481

Monexnews - Pemerintah negara Jepang sudah merilis pelonggaran moneter guna mempercepat laju ekonomi domestik. Akan tetapi program-programnya belum mampu memuaskan pelaku bisnis dan investasi karena tidak mencantumkan pengurangan pajak bagi perusahaan.

Pendapat itu diungkapkan oleh Daisuke Fukushima, Periset dan Analis lembaga keuangan Nomura. Menurutnya, strategi ekonomi yang diumumkan Shinzo Abe pada Industrial Cmpetitiveness Council tanggal 12 lalu belum cukup bagus karena tidak meliputi pengurangan pajak korporasi sesuai harapan banyak pihak. Padahal penurunan komponen pajak itu bisa berperan dalam peningkatan gairah bisnis di kalangan pengusaha negeri sakura.

"Memangkas pajak perusahaan tidak hanya akan mempercepat aktivitas riil perusahaan dan meningkatkan volume permintaan hunian," ujar Fukushima. Namun kebijakan pajak yang lebih suportif dapat menaikkan harga saham real estat, yang valuasi harganya sangat dipengaruhi oleh nilai aset objek pajak. Pun demikian, terdapat sisi positif yang tidak bisa dikesampingkan yakni pemberlakuan reformasi ekonomi untuk jangka panjang. Dengan menerapkan strategi longgar untuk jangka panjang, efek pelonggaran bisa dinikmati lebih lama dan tidak sesingkat negara-negara lain.

"Reformasi struktural lebih lanjut bisa terjadi apabila partai koalisi berkuasa memenangkan pemilihan senat tanggal 21 Juli mendatang," tambahnya. Fukushima memperkirakan pelaku pasar saham akan menjaga ekspektasi masing-masing terhadap efektivitas kebijakan ke-tiga Shinzo Abe dan tidak berharap terlalu tinggi. Indeks Nikkei kini terpantau di level 13002.08 dan kurs USD/JPY bertengger di 94.750.

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar