Monexnews - Subyek yang paling banyak dipertanyakan di Wall Street belakangan ini adalah pertanyaan mengenai apakah Federal Reserve akan mengumumkan kebijakan pelonggaran yang baru, atau yang dikenal sebagai quantitative easing atau QE3. Semakin lama, semakin banyak pelaku pasar professional yang memprediksikan adanya QE3. Goldman Sachs mengatakan peluangnya lebih besar dari 50%. Barclays, UBS, dan JPMorgan semuanya memprediksikan adanya program pembelian aset baru oleh Fed.
Namun tidak seperti yang dipekrirakan oleh Nomura dan Joe Weisenthal dari Business Insider, menurut mereka ada 5 alasan kenapa mereka memprediksikan tidak akan ada QE pada pertemuan Fed hari Kamis nanti. Alasan pertama adalah karena perekonomian yang nampak masih membaik, tingkat pengangguran yang turun menjadi 8.1%, ECB telah melonggarkan terlebih dahulu, waktu yang terbentur dengan pemilu, serta harga aset yang berada di level tinggi pasca program pembelian obligasi oleh ECB.
(xiang)

Komentar