Jumat, 26 Mei 2017

world-economy  World Economy

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Asia dan China

Kamis, 16 Juli 2015 9:53 WIB
Dibaca 1459

Monexnews - Asian Development Bank (ADB) telah memangkas proyeksi pertumbuhan tahun 2015 dan 2015 untuk China dan negara Asia lainnya, sebagian besar diakibatkan oleh melambatnya pertumbuhan di negara perekonomian terbesar dan sejumlah negara maju di Asia. Negara berkembang di Asia saat ini diperkirakan untuk bertumbuh sebesar 6.1% dan 6.2% untuk tahun ini dan di tahun 2016 dibandingkan dengan proyeksi ADB di bulan Maret sebesar 6.3% untuk tahun 2015 dan 2016, menurut outlook tahun 2015 dari ADB yang dirilis hari Kamis. Tingkat pertumbuhan di Asia Timur diperkirakan masih akan tertekan oleh penurunan output pada kawasan tersebut. Laju pertumbuhan China diperkirakan melambat menajdi 7.0% tahun ini dan 6.8% di tahun 2016 dibandingkan dengan perkiraan bulan Maret lalu sebear 7.2% dan 7.0%.

ADB menaikkan tipis proyeksi untuk Asia Selatan menjadi 7.3% dari 7.2% di bulan Maret, seiring pemulihan yang kuat di Bangladesh menutupi lemahnya pertumbuhan di Nepal yang terserang bencana alam dan dengan perekonomian India yang ditopang oleh kuatnya laju pertumbuhan sektor pertanian dan investasi baru. Laju pertumbuhan Asia Tenggara diperkirakan akan sedikit turun pada level 4.6% tahun ini dan 5.1% tahun depan dibandingkan proyeksi bulan maret sebesar 4.9% dan 5.3% menyusul output ekonomi yang mengecewakan sejauh ini pada tahun ini, menurut ADB.
Indonesia, negara perekonomian terbesar di Asia Tenggara, diperkirakan untuk bertumbuh dengan laju sebesar 5.0% tahun ini sebelum naik menjadi 5.6% di tahun 2016, lebih rendah dari estimasi bulan Maret lalu sebesar 4.9% dan 5.3%, seiring reformasi pemerintahan baru butuh waktu untuk dapat terwujud dan melambatnya anggaran daerah.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar