Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

ADB: RI Pimpin Pertumbuhan Pasar Obligasi di Kawasan Asia Timur

Selasa, 26 November 2013 17:51 WIB
Dibaca 533

Monexnews - Indonesia tercatat memimpin pertumbuhan pasar obligasi di kawasan Asia Timur. Hal ini tercatat dalam laporan triwulanan Asia Bond Monitor yang dirilis Asian Development Bank (ADB) pada Senin (25/11).

ADB mencatat, pertumbuhan pasar obligasi paling tinggi terjadi di Indonesia, yaitu sebesar 3,9 persen; disusul Filipina 3,6 persen dan China 3,0 persen. Pertumbuhan di sektor obligasi pemerintah terutama didorong oleh obligasi pemerintah pusat, terdiri dari surat perbendaharaan negara dan obligasi yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan di Indonesia.

Di sektor korporasi, pertumbuhan datang terutama dari peningkatan luar biasa obligasi korporasi dan obligasi subordinasi. Dengan demikian, ADB mencatat, secara keseluruhan pasar obligasi di kawasan Asia Timur terus mengalami pertumbuhan, meskipun kondisi perekonomian dan ketidakpastian di pasar global masih berlanjut.

Kepemilikan obligasi pemerintah di kawasan ini tumbuh sebesar 2,1 persen pada triwulan ini, menjadi sekitar 4,4 triliun dolar AS. Angka ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan pencapaian pada April hingga Juni 2013 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,1 persen.

Sementara itu, obligasi korporasi meningkat 2,9 persen menjadi 2,7 triliun dolar AS, melambat dari ekspansi pada tiga bulan sebelumnya yang mencapai 8,0 persen. Meskipun obligasi pemerintah masih menjadi pemain utama arus perdagangan obligasi di kawasan Asia Timur, tetapi investor institusional seperti dana pensiun, asuransi, bank swasta dan perusahaan manajemen aset menjadi semakin penting.

Sebagai informasi, negara di kawasan Asia Timur yang tercatat dalam laporan ADB terdiri dari China, Hong Kong, Indonesia, Republik Korea (Korea Selatan), Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.(ak)


Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia

www.kemenkeu.go.id

*disadur tanpa perubahan

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar