Jumat, 15 Desember 2017

world-economy  World Economy

Alasan Solidaritas Ada di Balik Aksi 'Hack' Situs The Fed

Kamis, 7 Februari 2013 11:24 WIB
Dibaca 739

Monexnews - Federal Reserve Bank of America atau The Fed memastikan bahwa benar ada pihak luar yang berhasil masuk ke dalam sistem website-nya dan mengakses sebagian kecil data. Aksi hacker ini membuat banyak pihak meragukan daya lindung sistem jaringan bank sentral dari tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.

"Sistem bank sentral ditembus dengan mengeksploitasi kelemahan temporer di dalam website," ujar juru bicara The Fed. Tim IT bank sentral sudah melakukan normalisasi secara cepat sehingga tidak ada efek negatif lebih lanjut. "Insiden ini tidak mempengaruhi operasional sistem jaringan bank sentral," tambahnya.

The Fed tidak menginformasikan bagian mana dari website-nya yang sukses ditembus hacker. Namun menurut laporan Reuters, kontak data yang dirancang sebagai sarana komunikasi saat bencana alam atau insiden darurat telah dimasuki peretas. Kabarnya Emergency Communication System milik The Fed sudah memperingatkan kebocoran data alamat email, nomor telepon dan informasi lain ke publik. Tim hacker yang biasa disebut Anonymous mengaku bertanggungjawab atas aksi peretasan ini.

Dalam sejarahnya, Anonymous telah beberapa kali menembus situs high-profile sebagai bentuk perlawanan terhadap kapitalisme dan penindasan ekonomi. Mulai dari situs asosiasi perfilman Amerika hingga perusahaan ternama, pernah mengalami gangguan dari tangan hacktivist internasional ini. Anonymous dikabarkan juga sedang mengincar situs Amazon.com dan Departemen Kehakiman Amerika untuk dijadikan target selanjutnya. Akun Twitter OpLastResort, yang konon terafiliasi oleh Anonymous, menyebut bahwa kelompok hacker berhasil menembus jaringan The Fed, sekaligus menampilkan link situs baru bagi pengunjung yang ingin mengakses data-data yang mereka curi.

Aksi Anonymous beberapa pekan terakhir adalah wujud protes atas kematian salah satu aktivis digital, Aaron Swartz. Pria 26 tahun ini menurut keterangan polisi melakukan bunuh diri karena tekanan pribadi. Kalangan hacker menilai masalah Swartz muncul akibat ketidakadilan hukum yang menerpanya. Pada tahun 2011 silam, Swartz ditangkap di Boston atas tuduhan penembusan jaringan komputer dengan tingkat keamanan tinggi sehingga ia dihadapkan pada persidangan dan hukuman penjara oleh Departemen Kehakiman Amerika. Keluarga dan rekan-rekannya menyebut Swartz sebagai 'produk ketidakadilan dan intimidasi hukum'. Mereka juga mengkritik pihak penuntut yang begitu ngotot memenjarakan Swartz untuk suatu aksi yang sesungguhnya tidak merugikan siapapun. Setelah situs The Fed, pihak Anonymous belum berkomentar lebih lanjut soal target serangan mereka berikutnya. 

(dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar