Senin, 29 Mei 2017

world-economy  World Economy

Anggota ECB: QE Seharusnya Menjadi Alat Kebijakan Darurat

Selasa, 8 Juli 2014 9:51 WIB
Dibaca 574

Monexnews -

Anggota dewan eksekutif European Central Bank, Sabine Lautenschlaeger mengatakan bahwa para pembuat kebijakan seharusnya hanya mempertimbangkan program yang radikal seperti pelonggaran moneter jika zona euro berada di ambang deflasi.

“Di saat langkah seperti itu menjadi bagian umum dari alat-alat kebijakan, prasyarat untuk seperti langkah kebijakan moneter yang sangat tinggi seperti itu pastinya berikan efek samping yang sangat signifikan,” kata Lautenschlaeger di Hamburg kemarin. “Hanya situasi yang benar-benar darurat, misalnya dalam kasus deflasi yang akan terjadi, dalam pandangan saya instrument tersebut bisa di pertimbangkan. Resiko tersebut tidak terlihat, sehingga kami  juga tidak mengharapkannya.”

Langkah ECB dalam memerangi resiko penurunan dalam harga konsumen pada bulan lalu dengan serangkaian langkah-langkah stimulus yang termasuk suku bunga acuan di dekat level nol, suku bunga negatif pada deposito dan banjiri likuiditas untuk bank, bertujuan untuk menghidupkan kembali peminjaman untuk ekonomi riil. Presiden ECB Mario Draghi telah berjanji untuk adanya tindakan lebih lanjut seperti pelonggaran moneter jika outlook unutk harga konsumen di zona euro memburuk.

Inflasi di kawasan  Euro telah berada di bawah level 1% untuk Sembilan bulan terakhir, di bandingkan dengan target ECB di level 2%, dan saat ini berada di level 0.5% di bulan Juni.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar