Selasa, 26 September 2017

world-economy  World Economy

Angka PMI Indonesia versi HSBC Belum Menunjukkan Ekspansi

Senin, 1 Juni 2015 12:04 WIB
Dibaca 3481

Monexnews - Lembaga keuangan HSBC hari ini merilis laporannya tentang kondisi sektor manufaktur di Indonesia. Angka manufacturing purchasing managers index (PMI) versi HSBC naik dari 47.1 di bulan Mei dibandingkan angka PMI bulan April lalu yang sebesar 46.7. Walaupun mengalami kenaikan digit, sektor manufaktur RI terbukti masih lesu karena angka PMI masih berada di bawah level ekspansi, 50. 

Laju penurunan produksi barang dan pesanan baru memang turun tidak terlampau besar, namun pesanan dan pembelian dari luar negeri merosot tajam hingga mencapai rekor terbesarnya. Menurut Ekonom HSBC, Pollyana De Lima, iklim bisnis di tanah air masih sangat lesu meskipun angka PMI mengalami kenaikan.

"Seiring dengan penurunan hasil produksi, pesanan baru dan daya serap tenaga kerja, bisa disimpulkan bahwa aktivitas pabrik-pabrik akan kembali stabil dalam waktu dekat," katanya kepada MarketWatch. HSBC menilai pemerintah perlu melakukan langkah strategis untuk menyiasati hal ini, mengingat kondisi ekonomi tidak kunjung membaik di kuartal II. Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi RI hanya mencapai 4,71% di kuartal pertama 2015 lalu atau laju paling lambat selama 5 tahun terakhir.  (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar