Senin, 23 Oktober 2017

world-economy  World Economy

Antisipasi Kebijakan AS, Korsel Andalkan Ekonomi Domestik

Selasa, 31 Maret 2015 13:01 WIB
Dibaca 291

Monexnews - Semua negara maju dan berkembang dipastikan terkena dampak pengetatan moneter Amerika Serikat (AS). Kenaikan suku bunga berpotensi mengancam pertumbuhan ekonomi negara eksportir, tidak terkecuali Korea Selatan. 

Namun demikian, negeri ginseng diyakini tidak akan terpuruk karena konsumsi domestik bisa meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Menurut tim analis Goldman Sachs kepada Dow Jones Newswires, jumlah permintaan domestik akan meningkat di tahun 2015 meski laju ekspor kemungkinan tetap stagnan. Murahnya harga minyak dunia menjadi pertimbangan utama di balik potensi penguatan daya beli konsumen. Sementara di saat yang sama, kondisi pasar hunian yang berangsur normal bisa berperan besar dalam pertumbuhan ekonomi karena memicu permintaan barang-barang durable.

Proyeksi Goldman dirilis sesaat setelah hasil produksi industri Korea Selatan meningkat di bulan Februari. Oleh karena itu, segala efek negatif dari kenaikan suku bunga Federal reserve Bank diharapkan bisa diminimalisasi berkat kondisi fiskal dan makroekonomi yang kuat. Menurut data terbaru, hasil produksi meningkat karena tingginya belanja di tengah perayaan tahun baru China serta bertambahnya minat investasi berbasis infrastruktur. Angka produksi pabrik-pabrik di Korea naik 2,6% dan lebih tinggi dibandingkan hasil revisi Januari 2015, yang minus sebesar 3,8%. (dim)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar